Rabu, 25 Februari 2009

MADU PRAMUKA : MUTU DAN KUALITAS MADU

Penetapan standar mutu madu pada hakekatnya bertujuan untuk melindungi konsumen dari produk madu yang tidak memenuhi syarat dan menjaga produk madu yang baik dari pemalsuaan. Setiap negara memiliki standar mutu madu yang berbeda. Standar mutu madu di Indonesia diatur oleh Dewan Standarisasi Nasional (1994) dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-3545-1994. Mutu merupakan pertimbangan yang sangat penting bagi konsumen madu (industri atau pengimpor). Karena itu adanya pengendalian mutu di negara penghasil madu sangat penting khususnya untuk usaha eksport madu ke luar negri.



Menurut Krell (1996), beberapa parameter madu yang digunakan sebagai control penerimaan madu untuk pemrosesan adalah kondisi kontener, kebersihan, homogenitas, karakteristik organoleptik (rasa dan aroma), warna, kelembaban, penurunan kualitas madu dilihat dari jumlah enzim diastase dan kadar HMF, komposisi gula-gula sederhana dan uji mikroskopik untuk menentukan asal nektar dan geografi ( wilayah asal ).



Menurut Sumoprastowo dan Suprapto (1980), kualitas madu secara sensoris biasanya ditentukan oleh warna, aroma (khas madu ), dan keadaannya ( kekentalan dan penampakan ). Madu yang berwarna terang adalah termasuk kualitas nomor satu. Beberapa ahli menyatakan bahwa madu yang berwarna gelap mengandung banyak mineral, terutama mineral Fe,Cu, dan Mn. Oleh karena itu madu yang berwarna gelap sebagai bahan makanan tidak kalah pentingnya dengan madu yang berwarna terang. Biasanya untuk madu yang berwarna gelap ini terjadi pada madu hutan yang banyak dihasilkan oleh petani madu dari hutan Kalimantan dan Sumatra. Dan ada beberapa jenis madu hitam atau warna gelap ini yang terasa agak pahit namun tetap sangat berkhasiat jika dikonsumsi oleh kita. Jadi kualitas madu sebenarnya tidak hanya ditentukan oleh warna madu yang berwarna terang atau gelap saja. Masing -masing jenis madu tersebut mempunyai ciri khas dan kondisi yang berbeda.

Rabu, 11 Februari 2009

MADU PRAMUKA : Madu dan Kesehatan Mulut

Apakah anda punya keluhan bau mulut sehingga nggak pede bila berbicara dengan teman atau relasi bisnis anda, jangan khawatir ada cara mudah untuk mengatasi segala keluhan yang ada pada mulut anda. Prof. Amoln menulis artikel di Majalah Dentgen, edisi Desember 2001, bahwa madu memainkan peranan yang sangat penting dalam menyembuhkan keluhan bau mulut, sakit gusi dan luka di mulut serta keluhan lainnya. Hal itu terjadi karena kandungan khusus di dalam madu yang mampu melawan kuman. Karena penyakit yang terdapat pada mulut biasanya disebabkan oleh kuman-kuman yang bersarang di dalam mulut akibat pemeliharaan kesehatan sekitar mulut yang sering di abaikan. Jika anda mengalami keluhan seperti itu lakukanlah teraphy dengan menggunakan madu, agar didapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan lakukan secara teratur dan terukur dalam mengkonsumsi madu. Dan biasanya madu yang sangat cocok untuk proses penyembuhan itu adalah madu dari jenis bunga kapuk.

MADU PRAMUKA: Madu Mencegah Peradangan Usus Besar

Mungkinkah madu dapat melindungi dari serangan colitis atau radang usus besar yang diujicobakan terhadap tikus?
Ini merupakan pertanyaan yang dilemparkan para peneliti di Jami'ah Al-Malik Sa'ud di Saudi Arabia, ketika mereka melakukan ujicoba terhadap tikus untuk radang usus besar. Tikus-tikus itu di beri madu lewat mulut dan anus selama empat hari, juga diberi glucose dan fructose. Maka para peneliti itu dapat melihat hasilnya bahwa madu memiliki kemampuan yang prima untuk melindungi usus besar dari infeksi yang diakibatkan oleh asam cuka yang dimasukan kedalam tubuh tikus selama ujicoba.
Maka benar apa yang disabdakan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, saat ada orang yang mengadu kepada beliau bahwa saudaranya sakit perut. Maka beliau menyuruhnya meminumkan madu kepada saudaranya yang sakit perut itu.(Asy-Syifa' min Wahyi Khatamil-Anbiya')

MADU PRAMUKA : Madu Pencegah Ketombe

Karena madu mampu membunuh berbagai macam kuman, melawan oksodasi dan memiliki nilai gizi yang sangat tinggi, maka seorang peneliti yang bernama Dr. Wailial merasa tergelitik untuk melakukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana pengaruh madu dalam mengobati radang kulit kepala yang berminyak dan berketombe.
Majalah Eurjmealres tahun 2001 memuat hasil penelitiannya itu. Dia telah mempelajari tiga puluh orang pasien yang terkena radang kulit berminyak akut, yang menimpa seluruh permukaan kulit kepala, wajah dan dada bagian atas. Dua puluh orang diantara mereka adalah wanita dan sepuluh orang laki-laki. Umur mereka bervariasi antara 15 hingga 60 tahun.
Madu dioleskan dan dibiarkan selama tiga jam sebelum dibasuh dan dibersihkan dengan air hangat. Setiap hari peneliti ini mengikuti setiap perkembangan dan perubahan yang terjadi, memperhatikan keluhan mereka dari gatal-gatal hingga kerontokan rambut. Uji coba dilakukan hingga selama empat p-ekan. Hasilnya sangat menggembirakan. Keluhan gatal-gatal dan kerontokan rambut pada minggu pertama menjadi hilang sama sekali dengan melakukan pengobatan selama dua minggu berikutnya.(As-Syifa' min Wahyi Khatamil-Anbiya')

MADU PRAMUKA : Kuman Tidak Mampu Melawan Madu

Ini merupakan judul sebuah artikel yang dimuat di Majalah Dis lancet infect edisi bulan februari 2003, yang ditegaskan oleh Dr.Dixon tentang efektivitas madu yang sangat kuat dalam menguasai berbagai macam kuman, sehingga kuman-kuman itu tidak mampu berhadapan dengan madu. Lalu peneliti ini mengajak untuk menggunakan madu sebagai penyembuh infeksi dan luka bakar.
Berbagai penelitian ilmiah juga mengisyaratkan bahwa kandungan fisikal dan kimiawi dalam madu, seperti kadar keasaman dan pengaruh osmotic memainkan peranan yang sangat urgen untuk membunuh kuman-kuman. Di samping itu, madu memiliki inflammatory activity anti, kandungan khusus untuk melawan peradangan dan infeksi, serta membangkitkan reaksi pencegahan didalam luka atau luka bakar.
Kesimpulannya madu dapat melawan infeksi yang banyak kumannya dan membangkitkan pemulihan daging di luka, luka bakar dan luka bernanah.(Asy-Syifa'min Wahyi Khatamil-Anbiya')

Minggu, 08 Februari 2009

MADU PRAMUKA : Wisata Lebah ( Bees Tourism )


Mau berwisata kemana ya? TMII sudah biasa, Ancol sudah bosan, keluar kota capek dech....! Madu Pramuka Jakarta kini mempunyai program Wisata Lebah di mana pengunjung akan diajak untuk mengenal lebih dekat mengenai kehidupan lebah madu. Para pengunjung akan diajarkan bagaimana lebah madu bisa menghasilkan madu, bagaimana cara pemanenan madu dan hal lainnya seputar pengetahuan tentang lebah madu. Program ini sangat baik untuk anak-anak usia sekolah dalam rangka menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan lingkungan. Dalam sehari saja para pengunjung bisa mendapatkan ilmu dari kehidupan lebah madu yang patut kita contoh, terutama kehidupan sosialnya.


MATERI KUNJUNGAN WISATA LEBAH


Penyampaian materi mengenai kehidupan lebah.

Lama penyampaian : 1 jam ( di lapangan )

Mengenal koloni lebah

Lama penyampaian : 2 jam ( di lapangan )


BIAYA KUNJUNGAN WISATA LEBAH


Dihitung berdasarkan jumlah rombongan :

0-30 orang : 350.000,-

31-50 orang : 500.000,-

51-75 orang : 750.000,-

76-100 orang : 850.000,-

>100 orang : 900.000,-

Fasilitas ruangan kelas ber AC, sertifikat, minuman madu, dan pengobatan sengat gratis bagi para pendamping, peserta siswa sekolah play group-SD tersedia games dan hadiah door prize.


Informasi dapat menghubungi :

MADU PRAMUKA " ISTANA LEBAH " Komplek Wiladatika Cibubur Jakarta Timur 13720

(Sebelah kiri pintu keluar tol Cibubur dari arah Jakarta)

Phone : (021) 8445104,84598457

Fax : (021)8445104

Sabtu, 07 Februari 2009

MADU PRAMUKA : Pelatihan Budidaya Lebah Madu

Sudah bosan dengan kesulitan dibidang keuangan atau sudah tidak tahan untuk menjadi bawahan. Ada cara jitu untuk membimbing anda menjadi seorang pengusaha sukses. Syaratnya anda mau bekerja keras dan jangan lupa untuk selalu berdoa memohon kepada Allah SWT. Kami Madu Pramuka menyelenggarakan kegiatan pelatihan budidaya lebah madu jenis Apis Melifera bagi siapa saja yang berminat menjadi seorang pengusaha sukses di bidang perlebahan yang tidak hanya kaya namun mampu menciptakan lapangan kerja sehingga dapat membantu program pemerintah dalam rangka mengurangi angka kemiskinan. Karena banyak sekali manfaat langsung yang dapat diambil dari beternak lebah yaitu produk yang dihasilkan seperti : madu, royal jelly, beepollen, propolis, lilin lebah (wax), serta avitoksin ( racun lebah ). Semua produk yang dihasilkan itu mempunyai nilai jual yang sangat tinggi, dan masih sedikitnya pengusaha perlebahan di Indonesia sehingga peluangnya sangat luas dan terbuka lebar.

JADWAL DAN MATERI PELATIHAN

Hari Pertama
Materi Biologi Lebah ( 09.00-09.30 )
Materi Pengenalan Jenis-jenis Lebah ( 09.30-10.30 )
Materi Pengenalan Koloni dan Peralatan Beternak Lebah Madu ( 10.30-11.30 )
Istirahat ( 11.30-13.00 )
Materi Pengenalan Budidaya Ratu Lebah dan Pemanenan Madu ( 13.00-14.00 )
Praktek Pengenalan Koloni ( 14.00-15.00 )

Hari Kedua
Praktek Budidaya ratu ( 09.00-10.00 )
Praktek Pengelolaan Koloni ( 10.00-10.30 )
Praktek Pengelolaan Koloni ( 10.30-12.00 )
Istirahat ( 12.00-13.00 )
Praktek Pengelolaan Koloni dan Pengolahan produk ( 13.00-14.00 )
Pemutaran Video Ternak Lebah ( 14.00-15.00 )

Hari Ketiga
Materi Pengobatan dengan Sengatan Lebah ( 09.00-12.00)
Istirahat ( 12.00-13.00 )
Praktek Pengobatan dengan Sengatan Lebah ( 13.00-14.00 )
Praktek Pengendalian Hama dan Penyakit ( 14.00-15.00 )

Hari Keempat
Praktek penanganan Hama dan Penyakit ( 09.00-10.00 )
Praktek Penggunaan Peralatan ( 10.00-11.00 )
Praktek Pengenalan Bee Product ( 11.00-12.00 )
Istirahat ( 12.00-13.00 )
Pengenalan Tanaman Pakan Lebah ( 13.00-14.00 )
Evaluasi Akhir ( 14.00-15.00 )
Keterangan : Jadwal dan materi bersifat fleksibel, dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Jadwal kerja pada hari Sabtu hanya sampai jam 13.00 WIB.
BIAYA PELATIHAN PER ORANG
Paket Pelatihan 1 hari Rp. 300.000,-
Fasilitas :
1. Sertifikat
2. Buku ( Modul dan Note Book )
3. Tas
Paket Pelatihan 4 hari tanpa penginapan dan konsumsi Rp. 600.000,-
Fasilitas :
1. Sertifikat
2. Buku ( Modul dan Note Book ) + pulpen
3. Tas
4. Kaos
5. Topi dan Masker
6. Madu ukuran 130 ml
Paket pelatihan 4 hari termasuk penginapan dan konsumsi Rp. 850.000,-
Fasilitas :
1. Sertifikat
2. Buku ( Modul dan Note Book ) + pulpen
3. Tas
4. Kaos
5. Topi dan Masker
6. Madu ukuran 130 ml
7. Makan pagi, siang dan malam
8. Penginapan
Notes : Biaya dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
PESERTA PELATIHAN
Pelatihan Budidaya Lebah madu dapat diikuti oleh semua kalangan masyarakat seperti :
* Masyarakat umum/Petani
* Anggota Gerakan Pramuka
* Instansi Pemerintah/Swasta
* Para Pelajar dan Mahasiswa
* Karyawan perusahaan
* Pensiunan dll
Kami menerima peserta pelatihan baik secara individu maupun kelompok. Waktu pelatihan fleksibel, bisa kapan saja. Diusahakan setiap hari kerja, yaitu Senin-Jumat (fullday), Sabtu (halfday).